![]() |
| Para anggota komunitas sepeda onthel Purworejo saat menjalankan aktifitasnya. (Foto: Gunarwan) |
“Mereka yang punya duit, berapapun harganya kalau suka pasti dibeli, sebab untuk mencari di toko sepeda sudah tidak ada,” ujar Ketua Komunitas Sepeda Onthel Indonesia (Kosti) Purworejo Gentong Sumharjono, Rabu (19/1).
Komunitas ini menurut Gentong, tidak terbatas usia. Mulai dari pelajar hingga para pensiunan. Mereka lebih mandiri dalam melakukan berbagai kegiatan. “Prinsipnya mereka hanya mencari hiburan sambil olahraga,” tandasnya.
Hiburan bagi para pensiunan, dengan komunitas ini mereka masih bisa berkumpul beramai-ramai. “Asal ada kabar untuk pit-pitan, merek langsung ikut. Tidak pernah ada acara khusus,” jelasnya.
Awalnya lanjut Gentong, komunitas ini berdiri justru di tingkat kabupaten dengan anggota yang terbatas. Namun dalam perkembangannya, justru di masing-masing kecamatan berdiri sendiri-sendiri namun tetap bernaung pada induknya Kosti. “Di masing-masing kecamatan ada namanya sendiri-sendiri. Jika tidak ada kegiatan pada tingkat kabupaten, mereka secara rutin melakukan kegiatan sendiri secara mandiri,” katanya seraya mengaku, anggota komunitas ini sekarang jumlahnya mencapai ribuan orang. (Nar)
sumber: http//www.krjogja.com/
link ke sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar